This is Lupita Blog….

Mahasiswa UGM Berhasil Ciptakan Burjo Instan

Posted by: lupita777 on: Februari 24, 2008

Yogyakarta, Kompas – Setelah melakukan penelitian selama dua bulan, lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada Yogyakarta berhasil menciptakan makanan bubur kacang hijau instan yang siap disajikan dalam waktu tiga menit. Bubur kacang hijau instan ini sekaligus menjuarai ajang Innovative Entrepreneurship Challenge 2006 di Institut Teknologi Bandung.

Kelima mahasiswa itu yakni Margianto (mahasiswa Fakultas Biologi), Sunarso (Jurusan Kimia-FMIPA), Sulthon Andis Sahara (Fakultas Pertanian), Dodi Indra (Fakultas Kedokteran Hewan), dan M Pantas Ardiansyah (Jurusan Teknik Industri-Fakultas Teknik). Menurut Margianto (ketua tim), ide pembuatan bubur kacang hijau (burjo-bubur kacang ijo) instan itu dilatarbelakangi fenomena menjamurnya warung “burjo” di Yogyakarta. “Burjo sangat digemari mahasiswa, selain murah juga sehat. Dari situ kami tertarik untuk mengembangkan menjadi makanan instan yang bisa disajikan setiap saat dan cepat,” kata Margianto, Kamis (4/5) di Yogyakarta.

Uji laboratorium

Dikatakan dia, setelah melalui uji laboratorium, diketahui burjo instan mengandung komposisi karbohidrat 72,13 persen, air 4,6 persen, protein 17,29 persen, abu 2,92 persen, lemak 0,12 persen, serat kasar 3,23 persen, kalori 354,24 kal per kilogram. “Keunggulan produk ini adalah tidak mengubah bentuk asli biji kacang hijau. Jadi benar-benar seperti burjo yang disajikan di warung burjo. Cara membuatnya cukup dituangi air panas saja,” tuturnya.

Burjo instan dilengkapi bumbu serbuk berisi antara lain santan serbuk, gula merah serbuk, dan jahe serbuk. Margianto dan kawan- kawan masih merahasiakan cara pembuatan burjo instan dengan alasan tidak mau ditiru pihak lain dan sedang didaftarkan untuk mendapatkan hak paten. Ia hanya mengatakan biji kacang hijau tersebut telah mengalami proses pengeringan dengan ditambah pengawet alami. Burjo instan ini bisa disimpan selama dua bulan tanpa rusak-dalam kondisi di dalam kemasan.

Ia menjelaskan, setelah dipatenkan, pihaknya siap memasarkan produk tersebut secara massal dengan menggandeng sebuah perusahaan swasta produsen makanan. Produk itu direncanakan akan dijual Rp 1.000 per bungkus. Satu bungkus berisi 60 gram burjo instan. “Ini untuk satu porsi. Isinya lebih kurang satu mangkuk,” ujarnya.

Ardiansyah mengemukakan, hasil penelitian burjo instan memperoleh juara I pada ajang Innovative Entrepreneurship Challenge 2006 yang digelar Keluarga Mahasiswa Institut Teknologi Bandung. “Faktor penilaian adalah innovativeness dan implementable. Inovatif karena belum pernah ada di pasar (original), sedangkan implementable karena mampu diproduksi secara ekonomis dan mempunyai target konsumen yang jelas sehingga mampu dipasarkan,” paparnya.

Tinggalkan Balasan

zwani.com myspace graphic comments
<a href="http://www.zwani.com/graphics/disney/"
zwani.com myspace graphic comments
<a

a

 

Februari 2008
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  

Tulisan Teratas

  • Tidak ada

Klik tertinggi

  • Tidak ada

Komentar Terakhir

Tuan WordPress di Halo dunia!

Blog Stats

  • 3,361 hits