This is Lupita Blog….

Ciuman iTu perlu 9ak yah???hehehe…

Posted by: lupita777 on: Maret 26, 2008

Pacaran bikin mabok banyak orang. Ada yang uring-uringan ngejar ce/co idamanya, ada juga yang santai tapi tetap kebat-kebit takut di tolak. Nah, setelah diterima dan jadian alias pacaran, dimulai lagi agresi pendekatan lebih lanjut, berbeda dengan pendekatan saat naksir dulu. Tapi, pendekatan apalagi yang diperlukan saat dah jadian atau pacaran?? Ada beberapa orang yang mangatakan bahwa pacaran itu merupakan moment untuk mengenal pacarnya, soalnya waktu ngomong cinta dia belum kenal banget. Pokoke liat wajahnya cakep, main samber aja (soalnya takutb disamber sama orang lain). Tapi hal macam begini yang bikin ribet, kalo baru kenal tabiatnya saat pacaran, bisa-bisa guilt feel lho!!

Then, ada juga yang bilang bahwa pendekatan saat pacaran itu adalah pendekatan bagaimana dia bisa lebih deket lagi sama pacarnya. Kata lebih deket ini berhubungan dengan kontak fisik. Misalnya, pegangan tangan atau cium dahi. Nah, masalahnya adalah fenomena first kiss bagi anak-anak muda sekarang bukannya cium dahi tapi kissing lips. Weks! Ada yang ngaku berdoa minta kissing lips dari pacarnya, soalnya katanya tanpa ciuman bibir pacarannya hambar. Ada juga yang mutusin pacarnya karena ga mau kissing lips. Pokoknya, ciuman udah menjadi syarat mutlak untuk orang pacaran. Tapi sebagai anak-anak Tuhan, apakah kita setuju dengan kissing lips?? Emang tanpa ciuman di bibir kita gak bisa jalanin hubungan kita lebih mesra lagi dengan do’i??

Youthers, ahli seksologi mangatakan bahwa ciuman bibir adalah kontak fisik yang memacu adrenalin seseorang meningkat dan membuat hasrat/birahi orang yang melakukan itu. Ketika adrenalin semakin tinggi, maka pikiran orang tersebut akan dipenhi dengan hasrat untuk melakukan hal yang lebih dari sekedar ciuman. Ahli seksologi mengatakan bahwa kontak fisik yang semakin jauh selalu diawali dengan adanya ciuman di bibir.

Youthers, sebenarnya tanpa kissing lips pun kita bisa menjadikan hubungan kita dengan do’i menjadi hubungan yang sangat mesra, harmonis, happy atau indah. Karena hubungan yang sehat lebih mementingkan perhatian dan pengertian satu sama lain. Kita semua masih sangat muda, akan sangat mudah lagi bagi setan menggoda kita jikakita membiarkan pola pacaran duniawi menjadi pola kita beracaran. Kita bisa spend time ngobrol soal diri kita dan keinginan kita dengan dia. Kalo boring ngobrol, take time olah raga bareng, kalo boleh ngumpul bareng-bareng teman atau keluarga. Banyak hal yang bisa kita lakukan dengan do’i tanpa harus berpikir bahwa tiap ketemu kudu kissing lips.

Anyway, firman Tuhan juga udah jelas melarang kita melakukan kontak fisik yang memacu birahi. Tuhan pengen kita hidup kudus. Bibir ini kita gunakan untuk berdoa, memuji dia, dan memanggil namanya.Bibir kita yang menjadi alat terang bagi sekeliling kita (amsal 10:21) dan juga yang menjadi harimau bagi kehidupan kita. Jka kita menajiskan bibir kita dengan berbuat cabul, bagaimana Tuhan yang kudus berkenan mendengar orang yang najis bibirnya??

Youthers, kissing lips bukanlah syarat mutlak dalam berpacara, namun syarat utama berpacaran adalah takut akan Tuhan, saling mengerti, saling mendukung, saling mengasihi, dan saling menguatkan di dalam iman…

Artikel ini diambil dari buku renungn remaja “Youth” edisi maret 2007..

Ntar ada lanjutannya lhoo…di baca ya!!supya kita tetap di dalam Tuhan!!gbu

Tinggalkan Balasan

zwani.com myspace graphic comments
<a href="http://www.zwani.com/graphics/disney/"
zwani.com myspace graphic comments
<a

a

 

Maret 2008
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Tulisan Teratas

  • Tidak ada

Klik tertinggi

  • Tidak ada

Komentar Terakhir

Tuan WordPress di Halo dunia!

Blog Stats

  • 3,361 hits